Tetangga Bacok Petani Karena Kehidupan Korban Lebih Mapan

KUTACANE - Edwin Silitonga (50), petani, warga Desa Suka Maju, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara (Agara) dibacok tetangganya, TH (50) di depan rumahnya, Senin (23/8/2021).
Akibatnya, korban terpaksa dirujuk ke Medan, Sumatera Utara (Sumut), karena mengalami luka serius akibat bacokan di bagian kepalanya. Kapolres Agara, AKBP Bramanti Agus Suyono SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Suparwanto SH, kepada Prohaba, Rabu (25/8/2021) mengakui bahwa Edwin Silitonga dibacok tetangganya berinisial TH (50) di depan rumahnya.
Kepada penyidik tersangka berterus terang tentang motif mengapa ia tega membacok korban. Ia iri karena kehidupan petani yang merupakan tetangganya itu lebih mapan. âMotif pembacokan terhadap petani ini tergolong sepele.
Pelaku merasa iri melihat kehidupan korban yang lebih baik darinya,â ungkap Kasat Reskrim AKP Suparwanto SH. Menurut Kasat Reskrim, terjadinya pembacokan oleh tersangka, hanya karena tersangka merasa tidak senang pada korban. Ia merasa seperti tersaingi lantaran kondisi ekonomi korban lebih baik daripada ekonomi tersangka.
Menurut Kasat Reskrim, saat ini tersangka TH telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara. Tersangka dijerat penyidik dengan delik tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korbannya luka berat. Perbuatan itu dikualifikasi melanggar Pasal 351 ayat (2) KUHPidana.
Kasat Reskrim menambahkan, saat kejadian korban mengalami pendarahan hebat dan sempat dilarikan ke RSU Sahuddin Kutacane. âNamun, informasi terbaru yang kami terima korban akan dirujuk ke Medan karena lukanya parah,â ujar AKP Suparwanto SH. (as)
0 Response to "Tetangga Bacok Petani Karena Kehidupan Korban Lebih Mapan"
Post a Comment