Tahun Baru Islam di Lamongan Ditandai dengan Tausiyah Islamiah Bupati Yuhronur Efendi Beber Harapan

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pergantian bulan pertama bulan Hijriyah atau Tahun Baru Islam 1443 H di Lamongan ditandai dengan tausiyah Islamiah di Pendopo Lokatantra, Senin (9/8/2021) sore.

Penceramah Gus Murabi yang dihadirkan Bupati Lamongan memaparkan, Muharram merupakan bulan yang mulia dalam Islam, bulan dimana Nabi Adam AS diciptakan oleh Allah SWT.

Salah satu keistimewaan yang dimiliki bulan Muharram adalah Allah memerintah Malaikat untuk mencatat takdir manusia dalam setahun kedepan. 

"Hari ini adalah waktu yang tepat untuk beribadah dan berdoa sesuai  dengan ajaran Al-quran, " kata Gus Murabi di depan jajaran Forkopimda.

Baca juga: Doa Bersama Alim Ulama dan Masyarakat di Kota Kediri, Ikhtiar Mengatasi Pandemi Covid-19 

[embedded content]

Dikatakan, amalan doa yang patut diamalkan pada bulan Muharram adalah ayat kursi, yang bermakna tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah yang mutlak atas segala sesuatu dan bahwa Ia tidak kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya. 

Umat Islam dapat mengamalkannya dalam jumlah hari dalam satu tahun sebanyak 360 kali atau paling sedikit 21 kali dalam satu hari ini untuk mengawali bulan Muharram.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan harapan untuk Kabupaten Lamongan dalam tahun-tahun kedepan.

“Meskipun kita masih dalam suasana pandemi Covid-19, mudah-mudahan di tahun-tahun ke depan kita dapat menyongsong Lamongan menuju kejayaannya, " ungkapnya.

0 Response to "Tahun Baru Islam di Lamongan Ditandai dengan Tausiyah Islamiah Bupati Yuhronur Efendi Beber Harapan"

Post a Comment